4 Langkah Cek Keaslian Perak Investasi agar Aman Secara Fisik & Digital

Kenapa Keaslian Perak Investasi Itu Penting?

Perak sering dipilih sebagai aset investasi karena nilainya relatif stabil dan harganya lebih terjangkau dibanding emas. Namun, seperti aset berharga lainnya, perak juga memiliki risiko, mulai dari pemalsuan fisik hingga ketidakjelasan kepemilikan. Di era sekarang, mengecek perak tidak cukup hanya dilihat secara kasat mata. Kemasan bisa ditiru, sertifikat bisa dipalsukan, dan transaksi tanpa pencatatan digital berisiko menimbulkan masalah di kemudian hari.

Karena itu, investasi perak modern membutuhkan verifikasi berlapis, yaitu:

· Pemeriksaan fisik aset

· Validasi identitas digital yang tercatat resmi

Silvergram menggabungkan kedua aspek ini agar investor, terutama pemula bisa bertransaksi dengan lebih aman dan tenang.

Langkah 1: Cek Fisik Perak dan Kemasan

Langkah pertama sebelum membeli perak adalah memastikan kondisi fisiknya sesuai standar. Pastikan batangan perak:

  • · Memiliki permukaan yang halus dan rapi
  • · Logo, berat, dan kadar kemurnian (999.5) tercetak jelas dan presisi
  • · Tidak terdapat cacat mencolok, cetakan buram, atau goresan yang tidak wajar

Kemasan Silvergram berfungsi sebagai sertifikat keaslian, bukan sekadar pembungkus. Pastikan:

  • · Segel masih utuh
  • · Tidak ada sobekan atau bekas dibuka ulang
  • · Tidak terdapat bekas lem tambahan yang mencurigakan

Kemasan yang rusak berpotensi menandakan adanya manipulasi terhadap aset di dalamnya.

Langkah 2: Cocokkan QR Code dan Nomor Seri

Setiap Silvergram dilengkapi dengan sertifikat fisik yang memiliki QR Code unik. QR Code ini terhubung langsung dengan nomor seri batangan perak di dalamnya. Yang perlu kamu lakukan:

  • · Periksa QR Code yang terdapat pada sertifikat fisik Silvergram
  • · Scan QR Code untuk melihat data digital perak
  • · Cocokkan nomor seri digital dengan nomor seri yang tercetak langsung pada batangan perak

Pastikan nomor seri di sertifikat fisik, sistem digital, dan batangan perak adalah sama. Kesesuaian ini penting karena:

  • · Mencegah risiko tukar batangan atau sertifikat fisik palsu
  • · Menjadi dasar proses validasi kepemilikan di E-Warrant

Jika nomor seri tidak sesuai, sebaiknya tidak melanjutkan transaksi karena perak tersebut berpotensi tidak terdaftar secara resmi.

Langkah 3: Validasi Keaslian Perak lewat Aplikasi E-Warrant

Setelah fisik dan nomor seri sesuai, langkah berikutnya adalah validasi digital. Cara Verifikasi Menggunakan E-Warrant:

  1. Buka aplikasi E-Warrant
  2. Scan QR Code pada kemasan Silvergram
  3. Sistem akan menampilkan data perak secara digital

Pastikan nomor seri yang muncul di aplikasi sama persis dengan yang ada di kemasan fisik. Jika data cocok, berarti perak tersebut:

  • · Terdaftar secara resmi
  • · Memiliki identitas digital
  • · Diakui dalam ekosistem keuangan
  • · Memiliki potensi bisa digadai sesuai ketentuan

Langkah ini menjadi pembeda utama antara perak investasi modern dan perak konvensional.

Langkah 4: Cek Kepemilikan dan Lakukan Balik Nama

Tahap ini sering dianggap sepele, padahal justru paling krusial.

1. Pastikan Penjual adalah Pemilik Sah

Melalui aplikasi E-Warrant, kamu bisa melihat nama pemilik resmi dari perak tersebut.

Sebelum transaksi:

  • · Cocokkan nama pemilik di aplikasi dengan identitas penjual
  • · Jika tidak sesuai, sebaiknya jangan melanjutkan transaksi karena berisiko secara hukum

Langkah ini membantu mencegah pembelian aset hasil pencurian atau penjualan tanpa hak.

2. Balik Nama (Transfer Kepemilikan Digital)

Setelah pembayaran selesai:

  • · Lakukan proses balik nama melalui aplikasi E-Warrant
  • · Prosesnya cepat dan hanya membutuhkan beberapa detik

Setelah berhasil, perak tersebut resmi tercatat atas nama kamu secara digital.

3. Kenapa balik nama itu penting?

  • · Menjamin kepemilikan sah
  • · Menghindari klaim ganda di masa depan
  • · Menjadi syarat agar perak bisa digadai atau dialihkan secara legal

Kesimpulan: Investasi Perak Aman Dimulai dari Verifikasi

Untuk memastikan perak investasi benar-benar aman dan asli, lakukan empat langkah berikut:

  1. Periksa fisik perak dan kemasannya
  2. Cocokkan QR Code dan nomor seri
  3. Validasi melalui aplikasi E-Warrant
  4. Pastikan kepemilikan dan lakukan balik nama

Dengan proses ini, kamu tidak hanya membeli perak fisik, tetapi juga mendapatkan kepastian keaslian dan kepemilikan digital.
Hasilnya, investasi menjadi lebih aman, transparan, dan siap dimanfaatkan untuk kebutuhan keuangan di masa depan.